Selain karena leptop gue yang rusak membabi buta, gue rasa otak gue makin lama makin brutal.
Otak brutal. Itu sebutan bagi orang yang nekat. Gue gatau ya apakah itu tergolong fearless atau bahkan membawa bencana bagi dirinya sendiri.
Sebagai manusia, lo pasti pengen rasanya bersyukur atas apa yang lo punya. Temen, pekerjaan, keluarga, uang, kesejahteraan, kebahagiaan dan lain-lain. Tapi apa yang terjadi disaat lo ga pernah puas sama apa yang lo dapet? Hal baru yang lo pikir bisa menambah kebahagiaan lo, tapi malah lo jadi obses dan kehilangan apa yg selama ini lo udah punya. get some lose all. Worth it? lo yang tau apakah itu semua sebanding dan berharga buat lo.
The thing is, manusia emang ga pernah puas. Mau membahagiakan semua yang ada sekelilingnya. Come on, we're not God yang bisa bikin semua org bahagia. Gue yakin setiap orang pasti bisa membahagiakan dirinya masing2. Tapi emang kadang harus ada koneksi antar sesuatu yang bisa bikin sama-sama bahagia. Disitulah dibutuhkan keikhlasan dalam memberi atau menerima. Percuma lo mau semati2an apa ngasih kebahagiaan bagi orang lain tapi diri lo sendiri ga bahagia. Itu akan jadi suatu boomerang ketika orang yang lo bikin bahagia menyadari bahwa itu sepihak tanpa lo ngerasa bahagia yang sama.
Kadang-kadang, lo pengen mengabaikan semuanya untuk merasa you're the happiest person in the world tanpa harus mikirin orang lain. Tapi yang nyebelin adalah ada keterikatan moral yang menyebabkan lo ketarik lagi untuk ga bisa ignore. Lo pengen, tapi ga bisa. Yaaa namanya juga naluri.
Salah satu lagu yang gue suka dan menginspirasi adalah Florence and The Machine-Shake it Out(Tapi gue lebih suka versi glee) "And it's hard to dance with the devil on your back" Iya itu salah satu line nya. Lo bakal susah untuk mengejar kebahagiaan ketika lo ga bisa ata merasa sulit ngelepasin apa yang jadi beban. Beban itu pun bermacam-macam, tergantung kitanya. Lo takut kehilangan, atau lo takut akan masa depan. Lo jobless, lifeless, loveless dan merasa graceless.
Kita sebenernya sadar kalo ada hal-hal yang harus dibuang untuk ngedapetin apa yang ideal, tapi kita terlalu takut atau bahkan gamau, arena keserakahan kita. Well, ga ada yang bisa disalahin sih, selama lo bisa memaintain itu semua dan asal lo bisa bertahan.



Comments
Post a Comment