Skip to main content

ikhlas dan pasrah

ikhlas sama pasrah beda tipis. seringkali gue bilang ini. gue sendiri pun belom bisa bedain apa itu pasrah apa itu ikhlas. mungkin pasrah adalah menerima segala yang terjadi mau ujung2nya kayak gimana, dan itu ga jelas udah diusahakan atau belom. sedangkan kalau ikhlas kita udah usaha semampu kita(atau bahkan sampe ada yang melewati batas) dan memang tetep ga sesuai dengan apa hasilnya, sehingga kita tau itu harus dilepasin. see?ikhlas is about to letting go. pasrah is about careless.
mungkin saat ngelakuin sesuatu yang kita kira bakalan berhasil atau kita kira bakalan sesuai ekspektasi awal kita namun tidak tercapai, disaat itulah kita harus menentukan apakah kita harus optimis untuk hal itu atau malah berhati-hati dan kadang udah pesimis duluan. 

memang kadang mengikhlaskan sesuatu itu ga semudah yang orang bilang "ikhlasin aja nanti pasti ada yang lebih baik" hey..itu ikhlas atau pamrih?!

menurut gue, ikhlas adalah menerima sesuatu yang dari awal kita udah kita perkirakan konsekuensinya seperti apa, jadi tidak harus menyalahkan siapapun atau apapun apabila kita harus melepaskan sesuatu.

tapi kadang, dalam konsekuensi yang telah kita pikirin, ada suatu kejadian yang memang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. just happened. that's what we called : UNPREDICTABLE. hmmmm...kalo udahh gitu,  gimana yah?!unpredictable ga berarti unaccaptable. unpredictable thing mungkin bisa dijalani pelan2, dan mungkin mau gamau harus diterima mau sepait apapun. karna unpredictable biasanya datang bersamaan dengan hal2 yang telah kita perkiakan sebelumnya, tapiii memang berada di dalam suatu tempat yang tersembunyi dan tanpa sadar suatu saat hal itu keluar.

well, gue ga memaksakan untuk ikhlas dalam stiap masalah, tapi usaha untuk ikhlas mungkin bisa jadi jalan terbaik dalam kehidupan supaya kita bisa menjalani hidup tanpa penyesalan yang ga ada solusinya.

Comments

  1. sabar kawan... ikhlas is the good ways :)

    admin-unesa.blogspot.com

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Tips Liburan Hemat Bali

Bulan Februari, sekitar tanggal 1 February gue jalan-jalan ke Bali setelah bertahun-tahun hanya melihat foto dari orang-orang tentang liburannya yang seru. Yah...maklum aja terakhir kali gue ke Bali itu SMA itu pun juga study tour. Boro-boro ke tempat fancy, yang ada ke pelabuhan pabrik ikan. heueheu... Akhirnya, setelah gue memberanikan diri dan mengumpulkan niat untuk melancong ke pulau sebrang, Gue susunlah strategi untuk bisa menikmati liburan murah dan seru di Bali. Kalau kalian mau pake cara gue silahkan, cuma rada sabar yah karena ini merupakan liburan dengan cara menata keuangan dan menyisihkan gaji perbulan.  Tiket Pesawat Gue mulai mengumpulkan uang dari 3 bulan sebelum keberangkatan. Caranya, gaji gue sisihkan dan nyicil dari mulai pesawat, akomodasi, transportasi dan tiket atraksi yang gue pengen datengin. Oiya gue ke Bali itu berdua, with my travel partner si Sarah. Pertama kita cari tiket pesawat yang murah dulu. Pesennya dari bulan November breh, biar tiap ...

batu

Yang terbuang dan yang berubah Yang tinggal dan yang terasingkan Sekecil apapun langkah kita, akan membawa suatu pergerakan Perubahan. Ya, perubahan. Yang disukai dan yang dibenci. Aku belum siap akan adanya perubahan Langkahku.   Bukan, Jalanku Jalan di tempat Aku tau arahnya. Aku tau persinggahannya bahkan aku tau tempat akhirnya Tapi aku tidak bisa melangkah. Aku suka perubahan Tapi tidak untuk yang ini. Terlalu manis bahkan bisa menjadi yang paling sakit untuk diubah . Sesuatu yang lebih baik disimpan, tanpa dikatakan Sesuatu yang lebih baik sama untuk masanya