Skip to main content

between the line

tugas post production untuk semester 5 ini adalah bikin film durasi 30 menit dengan kategori documenter/docudrama. gue dan temen2 gue memutuskan untuk membuat docudrama. pada awalnya banya ide2 yang bermunculan. dan akhirnya kita mutusin buat bikin satu film tentang angkatan laut wanita. Itu jg dengan banyak gonta ganti ide cerita.

between the line sendiri bercerita tentang pilihan hidup. apakah kita mau tetap hidup pada apa yang selama ini kita punya atau bahkan ingin berubah tapi dengan resiko kehidupan yang udah kita punya bisa berubah ke arah yang lebih baik atau malah membuat kita nyesel dan mengembalikan waktu. hubungan antara seorang angkatan laut wanita dan ibunya yang tidak begitu diuji dengan hadirnya seorang teman yang bisa mengisi kekosongan yang ada bagi si wanita tersebut.



pengambilan gambar dari film ini membutuhkan kurang lebih 7 hari. dengan cast dadakan. mudah-mudahan kerja keras semua pihak yang terlibat dalam film ini bener2 terbayar. Kita ga mau asal bikin film aja. tapi juga kita mau bahwa karya kita bener2 dihargai orang. bukan masalah kita pengen eksis atau gila kebanggaan. tapi cuma satu hal yang bener2 pengen kita denger. bahwa film kita "diterima"

day one : rooftop kampus.8 desember 2010.
sebenernya kita udah pernah ngambil gambar pas tanggal 6 desember. tapi karna ada masalah cuaca dan sebagainya. maka kita ambil gambar ulang hari rabu. well, seru juga karena kita bener2 kerja keras biar ga keburu gelap. tadinya scene ini akan dilakukan malam hari. tp karena ilmu kita masih cetek tentang lighting, dan akibat menghemat waktu juga, maka kita lakukan pada sore hari.

Comments

Popular posts from this blog

ikhlas dan pasrah

ikhlas sama pasrah beda tipis. seringkali gue bilang ini. gue sendiri pun belom bisa bedain apa itu pasrah apa itu ikhlas. mungkin pasrah adalah menerima segala yang terjadi mau ujung2nya kayak gimana, dan itu ga jelas udah diusahakan atau belom. sedangkan kalau ikhlas kita udah usaha semampu kita(atau bahkan sampe ada yang melewati batas) dan memang tetep ga sesuai dengan apa hasilnya, sehingga kita tau itu harus dilepasin. see? ikhlas is about to letting go. pasrah is about careless. mungkin saat ngelakuin sesuatu yang kita kira bakalan berhasil atau kita kira bakalan sesuai ekspektasi awal kita namun tidak tercapai, disaat itulah kita harus menentukan apakah kita harus optimis untuk hal itu atau malah berhati-hati dan kadang udah pesimis duluan.  memang kadang mengikhlaskan sesuatu itu ga semudah yang orang bilang "ikhlasin aja nanti pasti ada yang lebih baik" hey..itu ikhlas atau pamrih?! menurut gue, ikhlas adalah menerima sesuatu yang dari awal kita udah kita perki...

Tips Liburan Hemat Bali

Bulan Februari, sekitar tanggal 1 February gue jalan-jalan ke Bali setelah bertahun-tahun hanya melihat foto dari orang-orang tentang liburannya yang seru. Yah...maklum aja terakhir kali gue ke Bali itu SMA itu pun juga study tour. Boro-boro ke tempat fancy, yang ada ke pelabuhan pabrik ikan. heueheu... Akhirnya, setelah gue memberanikan diri dan mengumpulkan niat untuk melancong ke pulau sebrang, Gue susunlah strategi untuk bisa menikmati liburan murah dan seru di Bali. Kalau kalian mau pake cara gue silahkan, cuma rada sabar yah karena ini merupakan liburan dengan cara menata keuangan dan menyisihkan gaji perbulan.  Tiket Pesawat Gue mulai mengumpulkan uang dari 3 bulan sebelum keberangkatan. Caranya, gaji gue sisihkan dan nyicil dari mulai pesawat, akomodasi, transportasi dan tiket atraksi yang gue pengen datengin. Oiya gue ke Bali itu berdua, with my travel partner si Sarah. Pertama kita cari tiket pesawat yang murah dulu. Pesennya dari bulan November breh, biar tiap ...

Kebon Coklat dan Adrenalin

Masih menjelajah Lampung, gue ke arah Barat sejauh kurang lebih 13km dari kota Bandar Lampung dan sampailah di suatu desa yang tenang bernama Desa Wiyono. Desa ini terletak di Kaki Gunung Betung. Kenapa gue ke daerah ini? Karena kita bakalan main Downhill! Yeah! Pengalaman pertama banget bagi gue nyobain sepeda berat itu dan memacu adrenalin mengikuti lekuk tanah dari atas bukit menuju  kebawah.  Memasuki daerah ini, sinyal memang agak susah sih. Setelah melewati jalan menanjak dan berbatu yang di sepanjang jalannya terdapat deretan rumah warga, perkebunan serta persawahan, sampe juga gue dan tim ANTV di rumah warga yang biasa di jadiin tempat loading dan penitipan sepeda. Satu keluarga yang berasal dari Jawa dan memiliki keramahan yang sangat luar biasa. Setelah berbasa-basi sebentar, kita nerusin ke atas lagi dan kali ini ikut mobil pick up untuk loading sepeda Downhill. Ga tau kenapa ya, gue rasa sepanjang nanjak, gue yang cuma duduk anteng dalem mobil aja ik...