Skip to main content

What makes people so alive?




That question can be answered in so many ways. Freedom, Love, Wanted thing, Food, Goal. Semua hal itu bisa bikin orang ngerasa hidup.Their world can be so colourful, beautiful and they would thank for that. Love. Gue dulu ga ngerti kenapa orang2 lebeh banget sampe bilang “i couldn’t live without you” atau kalo di indonesianya, gue ga bisa idup tanpa lo bla bla bla. 

The fact is, hidup disini adalah kaki. Menopang. Iya menopang. Love that usually we shared kalo dijalanin bisa bikin kita seimbang, ngerasa hidup. Seneng, bahagia keisi. Tp disaat kita kehilangan seseorang yang biasanya share kebahagiaan, itu berasa pincang, dead, kosong, dark. Semenit, sehari, seminggu atau selama-lamanya. Mungkin bakal berasa pincang. Hal-hal yang biasa dilakuin bareng-bareng, ngobrol, tuker pikiran, bahkan in silence biasa dilakuin berdua. Kebiasaan-kebiasaan yang ga bakal bisa didapet dari orang atau hal lain, sementara kata “SUBSTITUTE” Cuma sebagai kata aja. Ga bener-bener bisa ngeganti.

Beruntunglah bagi orang yang dalam kehilangannya menemukan suatu pengganti, walaupun ga bener2 bisa ngegantiin, tapi setidaknya bisa mengisi sedikit dari kekosongannya, bisa ngelupain apa yg ngebuat dia pincang even buat semenit. Tapi gimana kalo orang yang seharusnya menjadi “substitute” atau bahkan “”COMPLEMENT” adalah orang yang hilang?orang yang pergi?

Hmm..mungkin bisa dicari substitute lain atau bahkan...you can through it by yourself?lo bener2 ngadepin kepincangan lo. Lo tau kalo lo pincang, kosong gelap, tapi lo berusaha hidup di kepincangan lo, kekosongan lo, kegelapan lo sampe nanti lo bener2 bisa ngelakuin sesuatu di dalam itu semua dan itulah yang jadi kebiasaan lo sekarang.

Comments

Popular posts from this blog

ikhlas dan pasrah

ikhlas sama pasrah beda tipis. seringkali gue bilang ini. gue sendiri pun belom bisa bedain apa itu pasrah apa itu ikhlas. mungkin pasrah adalah menerima segala yang terjadi mau ujung2nya kayak gimana, dan itu ga jelas udah diusahakan atau belom. sedangkan kalau ikhlas kita udah usaha semampu kita(atau bahkan sampe ada yang melewati batas) dan memang tetep ga sesuai dengan apa hasilnya, sehingga kita tau itu harus dilepasin. see? ikhlas is about to letting go. pasrah is about careless. mungkin saat ngelakuin sesuatu yang kita kira bakalan berhasil atau kita kira bakalan sesuai ekspektasi awal kita namun tidak tercapai, disaat itulah kita harus menentukan apakah kita harus optimis untuk hal itu atau malah berhati-hati dan kadang udah pesimis duluan.  memang kadang mengikhlaskan sesuatu itu ga semudah yang orang bilang "ikhlasin aja nanti pasti ada yang lebih baik" hey..itu ikhlas atau pamrih?! menurut gue, ikhlas adalah menerima sesuatu yang dari awal kita udah kita perki...

Tips Liburan Hemat Bali

Bulan Februari, sekitar tanggal 1 February gue jalan-jalan ke Bali setelah bertahun-tahun hanya melihat foto dari orang-orang tentang liburannya yang seru. Yah...maklum aja terakhir kali gue ke Bali itu SMA itu pun juga study tour. Boro-boro ke tempat fancy, yang ada ke pelabuhan pabrik ikan. heueheu... Akhirnya, setelah gue memberanikan diri dan mengumpulkan niat untuk melancong ke pulau sebrang, Gue susunlah strategi untuk bisa menikmati liburan murah dan seru di Bali. Kalau kalian mau pake cara gue silahkan, cuma rada sabar yah karena ini merupakan liburan dengan cara menata keuangan dan menyisihkan gaji perbulan.  Tiket Pesawat Gue mulai mengumpulkan uang dari 3 bulan sebelum keberangkatan. Caranya, gaji gue sisihkan dan nyicil dari mulai pesawat, akomodasi, transportasi dan tiket atraksi yang gue pengen datengin. Oiya gue ke Bali itu berdua, with my travel partner si Sarah. Pertama kita cari tiket pesawat yang murah dulu. Pesennya dari bulan November breh, biar tiap ...

Kebon Coklat dan Adrenalin

Masih menjelajah Lampung, gue ke arah Barat sejauh kurang lebih 13km dari kota Bandar Lampung dan sampailah di suatu desa yang tenang bernama Desa Wiyono. Desa ini terletak di Kaki Gunung Betung. Kenapa gue ke daerah ini? Karena kita bakalan main Downhill! Yeah! Pengalaman pertama banget bagi gue nyobain sepeda berat itu dan memacu adrenalin mengikuti lekuk tanah dari atas bukit menuju  kebawah.  Memasuki daerah ini, sinyal memang agak susah sih. Setelah melewati jalan menanjak dan berbatu yang di sepanjang jalannya terdapat deretan rumah warga, perkebunan serta persawahan, sampe juga gue dan tim ANTV di rumah warga yang biasa di jadiin tempat loading dan penitipan sepeda. Satu keluarga yang berasal dari Jawa dan memiliki keramahan yang sangat luar biasa. Setelah berbasa-basi sebentar, kita nerusin ke atas lagi dan kali ini ikut mobil pick up untuk loading sepeda Downhill. Ga tau kenapa ya, gue rasa sepanjang nanjak, gue yang cuma duduk anteng dalem mobil aja ik...