Skip to main content

hello-goodbye


People would come and go. kalo nanya ke semua orang pasti ada yang ditakutin dari sebuah pertemuan. ya apalagi kalo bukan perpisahan. yang tertinggal dari sebuah pertemuan dan berunah jadi perpisahan itu cuma kenangan. hal apa yang lo lakuin sama orang itu, hal-hal apa yang mengingatkan lo akan kejadian saat bersama orang itu. Gue ga bilang disini adalah orang yang deket sama lo. tapi orang yang PERNAH ada.



 



Ini yang ada hampir di pikiran setiap orang ketika perpisahan terjadi : ya ngapain selama ini lo mau berhubungan sama gue?masuk ke kehidupan gue dan bla bla bla...

ya mungkin dalam melakukan sesuatu seringkali kita berpikir bahwa we have nothing to lose anyway. so we just did.

Tapi seiring perkembangan waktu dan lo  harus meninggalkan apa yang istilahnya dari "nothing to lose" itu sampe ke"dagingan" disaat itu juga lo sadar kalo "yes.  I have something to lose" dan gue yakin, kehilangan itu ga gampang diterima bagi sedikit atau banyak orang. 

Kalo pada akhirnya kita harus ngucapin selamat tinggal, ngapain kita says hello?kenapa ga dari dulu aja mending ga usah sama sekali. pasti itu yang disesalin sedikit banyak orang. but hey, namanya juga manusia. kita ga bakal pernah tau jadinya kayak apa


Disaat kita terlanjur harus melepaskan orang yang pernah ada di hidup kita, gue yakin yang bikin susah ya kenangannya itu. kadang orang berpikir buat create brand new life. entah dari bener-bener menjauh dan bahkan ada yang sampe memilih keluar kota, keluar negeri, hilang kontak dari orang2 yang ada hubungannya dan lain-lain.



Sakit itu pasti bakal ada. mulai dari lutut kita yang jatoh waktu kecil, atau bahkan perasaan yang sakit tanpa tahu bentuknya apa. luka bisa sembuh, begitu juga hati. gue ga ngegampangin sakit hati ya, maksud gue disini adalah, semua orang pasti bisa bangkit gimanapun caranya. entah dia mau nambel idupnya yg bolong2 gara2 perpisahan itu, atau ya itu tadi bener2 bikin kehidupan baru yang mungkin dia harus gambling lagi dari awal..dan mungkin juga kali ini dia mulai menjalani hidup dengan beban baru yang setiap ada orang masuk ke kehidupannya dia mulai dengan kalimat 'what if?'

Comments

Popular posts from this blog

ikhlas dan pasrah

ikhlas sama pasrah beda tipis. seringkali gue bilang ini. gue sendiri pun belom bisa bedain apa itu pasrah apa itu ikhlas. mungkin pasrah adalah menerima segala yang terjadi mau ujung2nya kayak gimana, dan itu ga jelas udah diusahakan atau belom. sedangkan kalau ikhlas kita udah usaha semampu kita(atau bahkan sampe ada yang melewati batas) dan memang tetep ga sesuai dengan apa hasilnya, sehingga kita tau itu harus dilepasin. see? ikhlas is about to letting go. pasrah is about careless. mungkin saat ngelakuin sesuatu yang kita kira bakalan berhasil atau kita kira bakalan sesuai ekspektasi awal kita namun tidak tercapai, disaat itulah kita harus menentukan apakah kita harus optimis untuk hal itu atau malah berhati-hati dan kadang udah pesimis duluan.  memang kadang mengikhlaskan sesuatu itu ga semudah yang orang bilang "ikhlasin aja nanti pasti ada yang lebih baik" hey..itu ikhlas atau pamrih?! menurut gue, ikhlas adalah menerima sesuatu yang dari awal kita udah kita perki...

Tips Liburan Hemat Bali

Bulan Februari, sekitar tanggal 1 February gue jalan-jalan ke Bali setelah bertahun-tahun hanya melihat foto dari orang-orang tentang liburannya yang seru. Yah...maklum aja terakhir kali gue ke Bali itu SMA itu pun juga study tour. Boro-boro ke tempat fancy, yang ada ke pelabuhan pabrik ikan. heueheu... Akhirnya, setelah gue memberanikan diri dan mengumpulkan niat untuk melancong ke pulau sebrang, Gue susunlah strategi untuk bisa menikmati liburan murah dan seru di Bali. Kalau kalian mau pake cara gue silahkan, cuma rada sabar yah karena ini merupakan liburan dengan cara menata keuangan dan menyisihkan gaji perbulan.  Tiket Pesawat Gue mulai mengumpulkan uang dari 3 bulan sebelum keberangkatan. Caranya, gaji gue sisihkan dan nyicil dari mulai pesawat, akomodasi, transportasi dan tiket atraksi yang gue pengen datengin. Oiya gue ke Bali itu berdua, with my travel partner si Sarah. Pertama kita cari tiket pesawat yang murah dulu. Pesennya dari bulan November breh, biar tiap ...

Kebon Coklat dan Adrenalin

Masih menjelajah Lampung, gue ke arah Barat sejauh kurang lebih 13km dari kota Bandar Lampung dan sampailah di suatu desa yang tenang bernama Desa Wiyono. Desa ini terletak di Kaki Gunung Betung. Kenapa gue ke daerah ini? Karena kita bakalan main Downhill! Yeah! Pengalaman pertama banget bagi gue nyobain sepeda berat itu dan memacu adrenalin mengikuti lekuk tanah dari atas bukit menuju  kebawah.  Memasuki daerah ini, sinyal memang agak susah sih. Setelah melewati jalan menanjak dan berbatu yang di sepanjang jalannya terdapat deretan rumah warga, perkebunan serta persawahan, sampe juga gue dan tim ANTV di rumah warga yang biasa di jadiin tempat loading dan penitipan sepeda. Satu keluarga yang berasal dari Jawa dan memiliki keramahan yang sangat luar biasa. Setelah berbasa-basi sebentar, kita nerusin ke atas lagi dan kali ini ikut mobil pick up untuk loading sepeda Downhill. Ga tau kenapa ya, gue rasa sepanjang nanjak, gue yang cuma duduk anteng dalem mobil aja ik...